Kamis, 11 Agustus 2022

Makanan Dapat Menghambat Penurunan Berat Badan dan 3 Makanan yang Sebaiknya Jangan Dimakan

© Fizkes / Shutterstock.com

Beberapa makanan yang tampak tidak berbahaya. Makanan-makanan itu terlihat biasa saja, tapi ternyata diam-diam lebih sering menyebabkan penyakit jantung, masalah kolesterol, dan masih banyak lagi. Sebagian di antaranya bahkan penuh kandungan merkuri. Semoga daftar makanan yang tidak kamu percaya bisa menyebabkan masalah ini akan membuka matamu, karena ini jelas telah membuka mata kami.

Kami di Sisi Terang benar-benar pencinta kuliner, dan kompilasi makanan yang harus dihindari saat menurunkan berat badan ini telah membuat kami lebih jeli memperhatikan diet kami.

© Ettina82 / FreeImages

Pasta sangat tinggi kandungan karbohidrat. Karbohidrat memang bagus, tapi bisa menyebabkan beberapa masalah jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Misalnya, sebuah studi yang dilakukan terhadap 117.366 orang menunjukkan bahwa asupan karbohidrat yang tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Karbohidrat juga bisa meningkatkan kadar gula dalam darah, karena itu kita disarankan untuk mengonsumsi jumlah karbohidrat yang seimbang, terutama jika ingin menurunkan berat badan.

© Morderska / FreeImages


Telur dan Daging merupakan bagian dari diet semua orang. Telur, susu, daging, dan lainnya penting bagi setiap manusia. Namun, sesuatu yang dikonsumsi berlebihan selalu buruk. Terlalu banyak mengonsumsi protein hewani bisa menimbulkan berbagai masalah.

Protein hewani mengandung kadar fosforus tinggi, yang bisa menyebabkan komplikasi pada ginjal dan tulang. Protein hewani bisa sangat membebani ginjal kita, karena daging jauh lebih berat jika dibandingkan dengan sayuran atau buah. Ginjal butuh waktu lama untuk menyaring protein hewani, sehingga menjadi kewalahan. Jadi, lebih baik hindari mengonsumsi terlalu banyak jenis makanan ini.

© Depositphotos.com

Diet soda dianggap dapat membantu mengurangi asupan gula, ternyata gulanya hanya diganti dengan pemanis buatan seperti aspartam, siklamat, dan sakarin. Karena itu, diet soda telah dikaitkan dengan berbagai penyakit: diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung. Jadi, diet soda jelas termasuk dalam daftar makanan yang harus dihapus dari diet kita.

© bruhum / easyfotostock / East News

Ikan tilefish yang memiliki kandungan merkuri yang tinggi. Semua ikan mengandung merkuri dalam jumlah tertentu, tetapi ikan seperti hiu, ikan todak, dan tilefish mengandung lebih banyak merkuri dibanding yang lain karena ikan-ikan ini hidup lebih lama, sehingga lebih banyak merkuri yang terakumulasi dalam tubuhnya. Jika bisa memilih, kami akan bilang bahwa tilefish termasuk 3 bahan makanan yang jangan pernah dimakan, dikarenakan fakta bahwa seiring waktu, timbunan merkuri bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, kadar kolesterol jahat yang tinggi, dan meningkatnya risiko serangan jantung.

© Depositphotos.com
Nasi tampak seperti makanan yang sangat aman, tapi jangan biarkan dirimu tertipu. Nasi bisa menyebabkan banyak masalah seperti: rendahnya kadar kolesterol “baik” HDL, tingginya kadar trigliserida, dan tekanan darah tinggi. Makan nasi dalam jumlah seimbang tidak berbahaya, namun jika dikonsumsi dalam jumlah besar, nasi bisa menjadi salah satu makanan yang harus kamu hindari.


Mi instan mengandung kadar natrium yang tinggi. Satu porsi mi instan mengandung sampai 861 mg natrium, dan kalau kamu makan sebungkus utuh, kadar natriumnya menjadi dua kali lipat, sampai hampir 1.722 mg. Terlebih lagi, asupan natrium yang tinggi bisa menyebabkan berbagai masalah bagi mereka yang sensitif terhadap garam.

Risiko hipertensi cukup tinggi bagi orang-orang ini. Telah terbukti juga bahwa mengurangi asupan natrium bisa menurunkan peluang terjadinya masalah kardiovaskular hingga 30%, jadi mungkin kamu perlu menambahkan mi instan ke dalam daftar makanan yang harus dihindari ketika sedang mencoba menurunkan berat badan.

Related Posts

Makanan Dapat Menghambat Penurunan Berat Badan dan 3 Makanan yang Sebaiknya Jangan Dimakan
4/ 5
Oleh